Terbongkarnya Anggaran Lima Paket 2023 Belanja Jasa Iklan/Reklame,Film Jabar Juara Diduga Anggaran di Gondol Oknum Pejabat Mencapai Miliaran Rupiah
Jawa Barat||BPK Berita Pemberantasan Korupsi
Ali Sopyan Relawan Rakyat Membela Prabowo (RAMBO) geramnya dalam permainan oknum pejabat koruptor yang kian subur tanpa terhendus di tahun 2023.
Kini Terbongkarnya Anggaran di tahun 2023 para oknum pejabat dalam pelaksanaan lima paket oleh pihak Biro Kesra mencapai miliaran rupiah yang di tralisikan hanya ratusan juta dalam belanja jasa iklan/Reklame, Film,dan Pemotretan ungkap Ali
Sangat Begitu luar biasa permainan yang sudah Teroganisir dan rapih Biro Kesra tanpa terhendus pihak publik mengikis keuangan negara mencapai Rp.5.726.800.000 ungkap Ali
Terlihat di tahun 2023,Biro Kesra tidak menganggarkan Belanja Jasa Iklan/Reklame, Film, dan Pemotretan.
Pelaksanaan lima paket pekerjaan sebesar Rp810.300.000,00 pada Biro Kesra mendahului penetapan anggaran Biro Kesra mengalokasikan anggaran Belanja Jasa Iklan/Reklame, Film, dan Pemotretan pada DPPA TA 2023 sebesar Rp6.537.100.000,00 yang ditetapkan pada tanggal 8 November 2023.
Pada DPA TA 2023, Biro Kesra tidak menganggarkan Belanja Jasa Iklan/Reklame, Film, dan Pemotretan,alibi anggaran tersebut untuk program Publikasi yang bukan kewenangan Biro Kesra tegas Ali
Permainan kotor para oknum pejabat koruptor yang menggondol uang negara dapat dicairkan pihak mafia oknum rakus sebelum pengesahan/penetapan DPPA untuk memuluskan pengucuran uang tersebut Lukas Ali
Selama ini, Provinsi Jawa Barat Program Jabar Juara diduga tidak ada transparansi terhadap anggaran kerjasama Publikasi dan hanya segelintir yang mendapatkan, terserap hanya anggaran Rp810.300.000,00 untuk menutupi kehilangan Anggaran yang di gondol oknum pejabat koruptor sebesar Rp.5.726.800.000 sebagai pengalihan asal kue bolu sudah terserap ungkap Ali.
Keanehan,Pejabat Pengadaan tidak pernah menerima dokumen justifikasi tersebut.
Hal tersebut,para oknum pejabat koruptor masih bebas berkeliaran tanpa proses hukum,alias ada dugaan Becking di belakang seolah olah dibiarkan untuk mengeruk uang negara mencapai (Lima Miliar Tuju Ratus Dua Puluh enam juta delapan ratus ribu) yang raib ucap Ali.
Didasari hasil temuan BPK RI di tahun 2023 :
Pada pergeseran DPPA tanggal 30 November 2023 dilakukan penambahan anggaran sebesar Rp560.000.000,00, sehingga alokasi anggaran Belanja Jasa Iklan/Reklame, Film, dan Pemotretan naik menjadi sebesar Rp7.097.100.000,00 (6.537.100.000,00 + Rp560.000.000,00).
Anggaran Belanja Jasa Iklan/Reklame, Film, dan Pemotretan pada Biro Kesra tersebar pada empat bidang sebagai berikut.
Tabel 1.25
Terkait dengan alokasi anggaran Belanja Jasa Iklan/Reklame, Film, dan Pemotretan tersebut, BPK melakukan klarifikasi kepada Kepala Biro Kesra periode 2021 s.d. Agustus 2023 serta Kepala Biro Kesra periode September 2023 s.d. sekarang.
Hasil klarifikasi diperoleh informasi sebagai berikut.
1) Kepala Biro Kesra periode 2021 s.d. Agustus 2023 menyatakan bahwa tidak dianggarkannya Belanja Jasa Iklan/Reklame, Film, dan Pemotretan pada DPA Biro Kesra TA 2023 diantaranya karena:
a) Pelaksanaan publikasi bukan merupakan tugas pokok dan fungsi Biro Kesra; dan
b) Pelaksanaan publikasi merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi Diskominfo.
2) Kepala Biro Kesra periode September 2023 s.d. sekarang menyatakan bahwa pertimbangan dialokasikannya anggaran Belanja Jasa Iklan/Reklame, Film, dan Pemotretan pada Biro Kesra diantaranya karena:
a) Belanja Jasa Iklan/Reklame, Film, dan Pemotretan menjadi penunjang untuk pemberitaan setiap program dan kegiatan Biro Kesra kepada publik; dan
b) Sesuai dengan arahan Gubernur Jawa Barat pada saat itu kepada tim kehumasan perangkat daerah di lingkungan Pemda Provinsi Jawa Barat yang menyatakan bahwa Tahun 2023 adalah tahun komunikasi (program) Jabar Juara.
Anggaran Belanja Jasa Iklan/Reklame, Film, dan Pemotretan tersebut terealisasi sebesar Rp6.655.672.000,00 atau mencapai 93,78% dari anggaran.
Rincian realisasi dimaksud adalah sebagai berikut.
Realisasi sebesar Rp6.655.672.000,00 digunakan untuk pelaksanaan 50 kegiatan Belanja Jasa Iklan/Reklame, Film, dan Pemotretan yang dilaksanakan selama TA 2023.
Hasil pemeriksaan atas dokumen pengadaan dan dokumen pertanggungjawaban menunjukkan adanya lima pelaksanaan Belanja Jasa Iklan/Reklame, Film, dan Pemotretan sebesar Rp810.300.000,00 mendahului pengesahan/ penetapan anggaran yaitu tanggal 8 November 2023, dengan rincian sebagai berikut.
Kesra Hasil klarifikasi diperoleh keterangan bahwa proses pengadaan dapat dilakukan sebelum pengesahan/penetapan DPPA dengan pertimbangan sebagai berikut.
1) Pengadaan dilakukan berdasarkan dokumen pra DPPA (draft DPPA).
Namun demikian, untuk penandatanganan kontrak dan pelaksanaan pekerjaan tidak dapat dilakukan sebelum pengesahan/penetapan DPPA; dan
2) Kepala Biro Kesra selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) membuat dokumen justifikasi terkait alasan pelaksanaan pekerjaan sebelum pengesahan/ penetapan DPPA.
Namun demikian, Pejabat Pengadaan tidak pernah menerima dokumen justifikasi tersebut.
Diminta pihak KPK RI dan Kejagung segera turun kelapangan untuk usut tuntas dugaan permainan terorganisir menggondol uang negara sebesar Rp.5.726.800.000 yang saat ini makin subur tanpa tersentuh hukum.
Sampai berita ini diterbitkan belum berhasil konfirmasi terhadap instansi terkait, team berupaya untuk konfirmasi untuk mengklarifikasi dari hasil temuan BPK RI yang begitu luar biasa raib Sebesar Rp.5.726.800.000
